Upaya Nabi Muhammad saw dalam Menegakkan Kesepakatan dengan kelompok Non-Muslim
DOI:
https://doi.org/10.66341/complex.v3i2.370Keywords:
Nabi Muhammad, Kesepakatan, non-muslim, toleransi, Piagam MadinahAbstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis upaya Nabi Muhammad saw. dalam menegakkan kesepakatan dengan kelompok non-Muslim sebagai dasar terciptanya kehidupan yang damai dan harmonis. Penelitian menggunakan metode library research dengan pendekatan historis dan deskriptif-analitis. Data diperoleh dari Al-Qur'an, hadis, sirah nabawiyah, dan berbagai literatur ilmiah yang relevan, kemudian dianalisis melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Nabi Muhammad saw. senantiasa memegang teguh setiap perjanjian melalui sikap jujur, adil, konsisten, dan menghormati hak serta kewajiban semua pihak. Prinsip tersebut tercermin dalam Piagam Madinah, Perjanjian Hudaibiyah, serta hubungan dengan komunitas Yahudi, Nasrani, dan suku-suku Arab lainnya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keteladanan Nabi Muhammad saw. dalam menegakkan kesepakatan mencerminkan nilai-nilai Islam yang menjunjung perdamaian, toleransi, tanggung jawab, dan penghormatan terhadap keberagaman, sehingga tetap relevan sebagai pedoman membangun hubungan antarumat beragama dan kehidupan masyarakat multikultural pada era modern.
References
Arikunto, S. (2023). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Rineka Cipta.
Creswell, J. W. (2021). Educational research: Planning, conducting, and evaluating quantitative and qualitative research (6th ed.). Pearson Education.
Faqia, D. M., Karomi, K., Sansayto, T., Nasif, H., & Yahya, Y. K. (2025). Piagam Madinah sebagai model multikulturalisme Islam untuk pengelolaan keragaman di Indonesia. Civil Officium: Journal of Empirical Studies on Social Science, 5(1). https://doi.org/10.53754/civilofficium.v5i1.760
Jusoh, L. M. (2024). The Medina Charter as the Basis of Social Unity for Multi-Ethnic Communities in Medina. Islamiyyat, 46(2), 220–228.
Masyhur, L. S., & Afrilia, E. (2025). Strategi Dakwah Nabi Muhammad SAW dalam Mengelola Keberagaman Komunitas Madinah: Sebuah Analisis Sosio-Religius. Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia, 5(1). https://doi.org/10.59141/cerdika.v5i1.2499
Rahman, R., Nurhaidah, S. N., Arafah, M., & Wardi, M. (2025). A Comparative Analysis of the Medina Charter and Bhinneka Tunggal Ika in Upholding Indonesia’s National Unity: A Hadith Perspective. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Raushan Fikr, 14(1), 13–27.
Rahul, Juanda, M. A., Putri, R. N. A., & Zainal. (2025). The Charter of Madinah: Its Correlation in Creating a Pluralistic Society. Perspektif, 20(1), 39–57. https://doi.org/10.69621/jpf.v20i1.284
Samosir, H. E., Hussin, M. N., Sudianto, & Marlina. (2025). Recontextualizing the Medina Charter: Consensus-Based Political Communication for Contemporary Plural Societies. MILRev: Metro Islamic Law Review, 4(1), 645–675. https://doi.org/10.32332/milrev.v4i1.10523
Sugiyono. (2023). Metode Penelitian Kuantitatif.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Umi Nur Kholifatun, Herawati, Nurfadillah, Musvira (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










